Secara harfiah mobil dinas merupakan mobil yang disediakan untuk kepentingan dinas, untuk mempermudah pejabat dalam bepergian untuk kepentingan dinas. Namun dinas mobil adalah perjalanan mobil yang digunakan oleh pejabat atau keluarga pejabat atau pengguna lainnya kemana saja sesuai dengan kebutuhan pemakainya, apakah perjalanan itu berkaitan dengan kepentingan dinas atau tidak, itu bukan masalah, karena itu ia disebut dengan Dinas Mobil. Lalu apakah mobil dinas ini digunakan sesuai dengan namanya, anda juga dapat menilainya sendiri,,,, tapi saya yakin anda lebih cenderung mencatat Dinas Mobil sesuai dengan perjalanannya ketimbang Mobil Dinas diluar perjalanan dinas.
Mungkin masalah mobil dinas ini adalah masalah yang menyeluruh dan terjadi di setiap pemerintahan propinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Karena sepertinya menjadi sebuah kebanggaan menggunakan mobil dinas untuk setiap perjalanan, walaupun itu adalah perjalanan pribadi, keluarga, atau bisnis yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan dinasnya. Nah ketika ini terjadi maka mobil dinas cenderungan memproritaskan dinas mobil bukan kepentingan dinas atau kadang bukan diisi oleh orang-orang yang berdinas.
Jika pembiayaan dan pemeliharaan mobil seperti ini ditanggulangi oleh pemerintah, maka secara tidak langsung pemerintah sudah ikut serta melakukan penyimpangan anggaran biaya pemeliharaan dan operasional mobil dinas tersebut. Karena mobil itu ternyata digunakan untuk kepentingan yang bukan dinas.
Namun demikian saya masih tetap berharap agar mobil dinas hanya maksimal digunakan untuk kepentingan dinas,, bukan untuk kepentingan pribadi. Saya yakin masih banyak pejabat yang masih menggunakan mobil tersebut hanya sekedar untuk kepentingan dinas, dan itu adalah contoh penghemat anggaran atau memilimalisir pengeluaran pemerintah untuk hal-hal yang tidak jelas.
Saturday, January 31, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
